Layanan Kami Untuk Para Pasien
Optic
Pelayanan pemeriksaan refraksi, visus dan tonometri. Tersedia beragam pilihan frame dan lensa kacamata.
Katarak
Katarak adalah kekeruhan pada lensa mata yang menyebabkan pandangan menjadi buram. Penyebab utama terbentuknya katarak adalah usia, biarpun ada banyak faktor lain yang bisa mempercepat proses gangguan mata satu ini. Katarak sendiri merupakan penyebab utama kebutaan di dunia, termasuk Indonesia.
Tumor & Rekonstruksi Mata
Rekonstruksi mata adalah prosedur bedah yang dilakukan setelah pengangkatan mata atau bagian-bagian mata yang terpengaruh oleh tumor. Tujuan dari rekonstruksi mata adalah untuk memulihkan penampilan wajah dan fungsi sebanyak mungkin setelah kehilangan sebagian atau seluruh mata.
Mata Merah
Mata merah adalah istilah umum yang digunakan untuk menggambarkan kondisi saat mata seseorang tampak merah atau teriritasi. Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk peradangan, infeksi, iritasi, atau pelebaran pembuluh darah di mata. Periksakan keluhan seputar mata merah di Klinik Utama GASA.
Mata Anak & Strabismus
Anak-anak bukan miniatur orang dewasa. Oleh karena itu, kondisi kesehatan matanya pun berbeda dengan orang dewasa. Gangguan kesehatan mata pada anak sangat berdampak pada tumbuh kembangnya baik secara kognitif, motorik dan sosial emosional seorang anak.
Neuro Oftalmologi
Neuro Oftalmologi meliputi gangguan penglihatan yang berhubungan dengan sistem saraf.
Retina
Retina adalah lapisan tipis di bagian paling dalam dari dinding bola mata yang sangat berpengaruh besar dalam proses penglihatan dan sangat sensitif terhadap cahaya.
Pra Lasik
Layanan pemeriksaan tindakan pra lasik, cek visus, ketebalan kornea mata.
Glaukoma
Glaukoma merupakan penyakit mata yang serius dan dapat menyebabkan kehilangan penglihatan jika tidak diobati dengan benar. Pelayanan kesehatan mata untuk glaukoma harus dilakukan oleh dokter mata atau spesialis mata yang berpengalaman dalam menangani kasus glaukoma. Deteksi dini, pengobatan, dan pemantauan berkala adalah kunci untuk mengelola glaukoma dan meminimalkan risiko kehilangan penglihatan.
